Kampus di dalam Universitas Indonesia? Itulah yang terlintas di benak kebanyakan orang ketika mendengar nama Politeknik Negeri Jakarta. Tidak banyak yang tahu terlebih oleh orang awam. Kalau menyebut PNJ, pasti yang terdengar adalah UNJ. 

Jika sudah putus asa menjelaskan, mahasiswa PNJ akhirnya mau tidak mau akan menyebut kampusnya Politeknik UI. Sudah lagi namanya Politeknik Negeri Jakarta, tetapi letaknya di Depok. Meski begitu, kampus kecil ini merupakan salah satu politeknik terbaik yang ada di Indonesia.

 

Politeknik Negeri Jakarta sudah berdiri sekitar 40 tahun yang lalu dan 24 tahun jika dihitung sejak berpisahnya PNJ dari UI. Almamaternya berwarna sama persis dengan milik UI atau yang biasa disebut jakun (jaket kuning) menjadikan mahasiswa PNJ tidak bisa dibedakan jika dilihat dalam sekilas. 

Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta terkadang juga ikut menggunakan fasilitas-fasilitas UI seperti Bikun (bis kuning) karena terkadang Bipol atau bis politeknik jarang beroperasi dan hanya beroperasi di jam-jam tertentu seperti pagi dan sore.

 

Politeknik Negeri Jakarta terletak di dalam Universitas Indonesia, tepatnya di belakang SOR (Sarana Olahraga) Universitas Indonesia. Jika kamu ke kampus menggunakan kereta, kamu bisa lanjut dengan menggunakan ojek pangkalan yang biasa memangkal di Stasiun UI dan Stasiun Pondok Cina atau menunggu bipol atau bikun di Halte Stasiun UI atau Halte Balairung.

 

Fasilitas PNJ diantaranya adalah GSG (Gedung Serba Guna) yang biasa digunakan mahasiswa untuk mengadakan seminar offline hingga pertunjukkan seni. Selain GSG, terdapat Pusgiwa (Pusat kegiatan mahasiswa) yang biasanya digunakan untuk berbagai kegiatan kemahasiswaan. Lalu ada tempat yang sangat wajib untuk dikunjungi yaitu kantin. 

Di Politeknik sendiri ada beberapa kantin salah satunya Kawah (Kantin bawah, sekarang dinamakan Kantin Reborn) yang terletak di samping jurusan Administrasi Niaga, dan Kantek (Kantin Teknik, sekarang dinamakan Kantin Spirit) yang berada di depan jurusan Teknik Sipil.

 

Selanjutnya ada lapangan Spirit yang belum lama ini diresmikan. Kemudian bangunan yang penting ada di sebuah kampus adalah Gedung parkiran dengan 4 lantai. Fasilitas lainnya ada Bis Politeknik yang biasa disingkat Bipol, Masjid Darul Ilmi yang masih dalam tahap renovasi, perpustakaan, jaringan Wi-Fi kampus yang gratis, dan poliklinik.

 

Walaupun fasilitasnya tidak sebagus kampus kerabat, PNJ terus berkembang ke arah yang lebih baik dengan mahasiswa-mahasiswa yang berkualitas. 

Politeknik Negeri Jakarta selalu mendukung anak didiknya untuk berprestasi dan membanggakan kampus tercintanya. Dengan sarana dan prasarana yang mungkin masih terbatas, mereka tetap memiliki semangat demi almamaternya.

 

Hal itu dibuktikan dengan mahasiswa yang pada Porseni Politeknik XIII 2022 memborong medali dari pertandingan taekwondo, kempo embu, pencak silat, kempo randori dan karate. Selain itu, Politeknik Negeri Jakarta juga telah bekerja sama dengan Kampus Merdeka.

Program ini memudahkan mahasiswa untuk mengeksplor dunia kerja dengan mengikuti magang di industri dan juga pertukaran pelajar yang memberikan kesempatan untuk mereka yang ingin merasakan dan menambah pengalaman belajar di luar negeri.