Bahasa asing tidak akan pernah tidak penting di sepanjang zaman. Mahasiswa yang dianggap sudah dijenjang yang tinggi memang dituntut untuk menguasai banyak hal termasuk kebahasaan asing.
Di era kolaborasi saat ini, penting sekali untuk setidaknya menguasai satu bahasa asing, dengan begitu kamu akan dapat menggenggam segalanya.
Mulai dari bahasa Inggris, bahasa Arab, bahasa Jepang, bahasa Mandarin hingga bahasa Korea, semua bahasa penting dan bermanfaat. Mahasiswa akan dianggap cerdas dan memiliki nilai plus ketika menguasai bahasa asing.
Sangat banyak manfaat penguasaan bahasa asing bagi mahasiswa. Selain meningkatkan kepercayaan diri, riset menunjukkan bahwa orang yang memiliki kemampuan berbahasa asing memiliki sifat keingintahuan yang tinggi, mereka juga memiliki sikap dalam menghargai budaya lain.
Keterampilan berbahasa asing khususnya bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional merupakan salah satu media kesuksesan bidang akademik seseorang maupun untuk menunjang karir di dunia kerja.
Bahasa asing bermanfaat bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studinya ke luar negeri atau melakukan pertukaran pelajar. Menguasai bahasa asing juga memiliki potensi untuk mendapatkan beasiswa karena merupakan salah satu syarat yang harus ditempuh.
Selain TOEFL dan IELTS yang merupakan tes kemampuan bahasa Inggris, ada pula beberapa tes bahasa asing yang biasa ditempuh untuk mendapatkan sertifikat bukti kemampuan dalam berbahasa asing sebagai salah satu syarat dalam dunia kerja ataupun pendidikan.
Di antaranya adalah TOAFL (Test of Arabic as a Foreign Language) untuk bahasa Arab, JLPT (Japanese Language Proficiency Test) untuk bahasa Jepang, tes HSK atau Hanyu Shuiping Kaoshi untuk bahasa Mandarin, TOPIK (Test of Proficiency in Korean) untuk tes bahasa Korea, DELF atau Diplôme d'études en langue français tes yang menguji kemampuan bahasa Perancis, dan TestDaF tes bahasa Jerman.
Era teknologi sudah semakin maju sehingga pengaksesan ilmu untuk kebahasaan semakin mudah, begitupun mahasiswa yang seharusnya semakin memiliki semangat tinggi dalam mempelajari bahasa asing yang sebenarnya bermanfaat untuk dirinya sendiri.
Fasilitas dan mungkin biaya memang tidak semua orang memilikinya untuk menunjang kelancaran belajar bahasa asing, namun motivasi dan kesadaran akan pentingnya berbahasa asing adalah hal yang utama sebagai awal mula mahasiswa memiliki keinginan dan ambisi dalam mempelajari bahasa baru.

