BEKASI – Pemerintah pada kesempatan ini sedang gencar-gencarnya untuk memberikan vaksin kepada masyarakat Indonesia yang mulai terbuka wawasannya mengenai vaksin. Mulai dari tingkat provinsi, kota hingga desa-desa, pemerintah berusaha untuk menjangkaunya agar pemberian vaksin dapat tersebar secara merata.

Saat ini sedang dilakukan vaksinasi tahap 3 dan 4 yaitu tahap yang sasarannya merupakan masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial dan ekonomi, dan masnyarakat perekonomian lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin (source: halodoc.com)

Di kota Bekasi sendiri, tengah banyak digelar gerai vaksinasi di berbagai kelurahan salah satunya adalah Kelurahan Kaliabang Tengah tepatnya di Masjid Baiturrahman Pondok Ungu Permai Blok AM RT. 12 RW. 12 Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Penunjangnya berasal dari Pemkot Bekasi kemudian disalurkan untuk beberapa RW yang ada di Kelurahan Kaliabang Tengah. Pada 06 Oktober 2021 di Kaliabang Tengah terdapat 3 lokasi yang sedang melaksanakan vaksin yaitu di aula Kelurahan Kaliabang Tengah, di RW 07 tepatnya di rumah Pak RW 07, dan di RW 12 di Masjid Baiturrahman yang sedang saya observasi yang dilaksanakan dari jam 7.30 - 11.30 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Pemkot Bekasi juga dibantu oleh orang-orang kelurahan agar pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan dengan lancar. Proses pengadaan vaksinasi ini pertama-tama kelurahan mengokoordinasikan kepada RW untuk mendata warga-warga yang belum vaksinasi kemudian di konfirmasi ke Pemkot Bekasi.

Jenis vaksin yang disediakan adalah jenis Pfizer untuk dosis satu dan dua. Bagi warga yang ingin mendapatkan jatah vaksin hanya perlu membawa Kartu Kendali, fotokopi KK dan KTP, dan menunjukkan bukti vaksin pertama dan sudah divaksin Pfizer pada tgl 15/9/2021 atau sebelumnya khusus bagi calon penerima dosis dua.

Dari kegiatan observasi yang saya lakukan, terlihat warga yang sedang menunggu giliran untuk dipanggil menuju teras masjid untuk disuntik. Ada yang menunggu sambil bermain ponsel pintar, ada yang sambil mengobrol dengan orang di sampingnya, ada pula yang sambil makan bersama anaknya. (Hana Mufidah)