Depok - Niken Ari Prayitno merupakan lulusan dari Politeknik Negeri Jakarta pada tahun 2014 dan Universitas Muhammadiyah Jakarta pada tahun 2018. Niken berkuliah dengan beasiswa bidikmisi sehingga dapat berkuliah hingga lulus tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun. Ia aktif di beberapa organisasi, yaitu HMGP dan ANSOS. Dan mengisi waktu kosongnya dengan mengikuti berbagai seminar. Selain itu ia juga rutin mengirimkan tulisan-tulisannya ke media massa untuk mengisi portofolio.
Pada saat magang, Niken berkesempatan untuk magang di majalah GADIS selama tiga bulan. Hingga akhirnya saat ini ia sudah menjadi creative writer di IDN Media selama lima tahun. Selama lima tahun itu Niken mempelajari banyak hal baru yang tidak pernah diajarkan sebelumnya di kampus.
Niken Ari Prayitno pada Agustus – September 2014 bekerja sebagai Reporter di Teraspos.com. Pada Oktober 2014 – April 2016 menjadi Penulis di Komunitas Nusantara Bertutur. Pada Mei 2016 – November 2016 bekerja sebagai Social media specialist di Kompas Gramedia Group of magazine. Dan pada Desember 2016 hingga saat ini bekerja sebagai Creative writer di IDN Media.
Pada kuliah umum yang diselenggarakan pada Selasa, 30 November 2021, Niken membagikan pengalamannya di dunia jurnalistik hingga membagikan beberapa tips ke peserta yang hadir.
Ia menegaskan bahwa membaca sangatlah penting. Diharuskan memiliki pengetahuan yang luas sehingga dapat menambah value untuk diterima ketika hendak melamar magang di media. Mempelajari bahasa inggris juga sangat membantu pekerjaan.
Dengan banyak membaca juga akan memperkaya bahasa dan meningkatkan skill menulis. Seorang reporter diharuskan untuk menulis dengan cepat dan tepat. Kemampuan multitasking sering dibutuhkan. Kemampuan mengambil gambar yang bagus karena membantu media online untuk menarik pembaca. Meskipun resolusi dari foto buruk, tidak apa-apa selama foto tersebut otentik.
Untuk menambah portofolio, kita bisa memasukkan karya tulisan ke media-media. Kemampuan menulis harus dilatih. Karena jika terpilih karyanya untuk diterbitkan di suatu media, akan bisa menambah poin untuk diterima magang.
Jurnalistik tidak hanya menulis dan meliput. Di beberapa divisi, ada photoshot juga. Itu di luar bidang jurnalistik tetapi tetap harus dikerjakan. Terlebih skill negosiasi harga, waktu sangat penting dalam dunia kerja.
Mempunyai teman yang sama-sama saling support sangat membantu kehidupan perkuliahan. Saling bantu ketika kesusahan, dan mengerjakan dengan cara sendiri. Jangan egois mau menang sendiri, karena mungkin saja di satu kesempatan kita membutuhkan bantuan, tidak ada yang mau membantu.
Di saat pandemi seperti ini, reporter melakukan liputan secara daring. Tantangan liputan online itu mengikuti jam luar. Karena mengikuti jam narasumber.
Setiap media online memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Perintah yang diperintahkan oleh masing-masing manajer/redaktur juga berbeda. Seorang jurnalis memiliki tuntutan untuk tetap patuh kepada atasan dalam membuat artikel atau berita.
Sebagai jurnalis kita harus menguasai keahlian di banyak bidang. Namun, jika kita tidak pintar di bidang tersebut, kita dapat memunculkan dan mengasah keahlian yang telah kita miliki.
Tetapi semua jurnalis harus memiliki keahlian dalam menulis dan mengetahui isu terkini yang sedang trending. Meskipun belum mahir, setidaknya kita mau untuk terus belajar dan meningkatkan keahlian tersebut. (Hana Mufidah)
