Museum
Nasional Indonesia merupakan museum yang terletak di Jl. Medan Merdeka Barat,
Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat. Bangunan dengan gaya arsitektur lawas ala
Yunani serta sebuah patung gajah di depannya menjadikan museum ini juga dikenal
sebagai Museum Gajah. Museum Nasional Indonesia berawal dari terbentuknya sebuah
kelompok seniman dan ilmuwan Belanda bernama Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. Himpunan ini dibangun
pada tanggal 24 April 1778. Pendirian
organisasi ini sejalan dengan adanya revolusi kecerdasan yang pada saat itu
terjadi di Eropa. Tepatnya saat masyarakat Eropa sedang gencar dalam
pengembangan ilmu pengetahuan. Maka dari itu, tujuan awal himpunan ini
didirikan adalah untuk menghimpun ilmu pengetahuan, melakukan riset, dan
mempublikasikan riset.
Museum
Nasional Indonesia terbagi menjadi dua bagian yaitu Gedung A yang disebut Gedung
Gajah dan Gedung B yang disebut Gedung Arca. Pada Gedung A terdapat pameran dan
berbagai koleksi bernilai sejarah seperti koleksi prasejarah, arkeologi, alat
musik, hingga geografi. Sedangkan pada Gedung B, terdapat perpustakaan, ruang
konferensi, kantor, dan laboratorium. Tiket masuk yang perlu dikeluarkan tidak
sampai melebihi Rp10.000 yang mana sangat terjangkau.
Dengan
memiliki ratusan ribu koleksi benda bersejarah yang tidak akan pernah basi
sepanjang zaman, Museum Nasional Indonesia memiliki peran penting dalam
fungsinya mengedukasi dan mencerdaskan masyarakat terhadap sejarah dan
peradaban Indonesia di masa lampau. Tak hanya mengedukasi, Museum Nasional juga
memberikan pengetahuan lewat wisata dan rekreasi sehingga tidak akan
membosankan ketika berkunjung.
