Anggota Mave, dari kiri ke kanan: Siu, Zena, Tyra, Marty (sumber: Twitter @MAVE_official_).


Sempat menjadi perhatian seluruh penggemar K-pop saat mendengar desas-desus girl group empat anggota bukan manusia, melainkan kecerdasan buatan. 

Sejak diperkenalkan anggota Mave, yaitu Marty, Zena, Tyra, dan Siu secara perdana di media sosial mereka pada 10 Januari 2023. Menuai berbagai reaksi netizen, mulai dari komentar positif hingga negatif. 

Ada yang takut melihat grup AI tersebut, secara visual terlihat sangat menyerupai bentuk asli manusia. Namun di sisi lain, grup itu memiliki keunikan, segi konsep menawan dan ada juga yang penasaran terhadap masa depan Mave.

Ketika mendengar grup AI itu, berbagai pertanyaan terlintas, seperti bagaimana mereka akan tampil pada panggung debut, menyapa fans, atau cara menjawab pertanyaan wartawan saat interview. Semua terdengar tidak mungkin dan masuk akal, tetapi tim belakang panggung pintar mengoperasikannya.

Meskipun menuai pro dan kontra terhadap grup projek milik Metaverse Entertainment, pada 25 Januari mereka resmi debut dengan Pandora dan dirilisnya video musik bertema futuristik. 

Kelebihan dan Kekurangan Video Musik Pandora 

Secara subjektif, visual dalam video terlihat megah dan kompleks dalam konteks positif. Selain animasi 3D yang penuh warna memenuhi video, Mave memiliki cukup banyak scene, termasuk solo scene sehingga tidak mudah bosan dilihat. Ada pula part action yang cukup mengesankan, salah satu anggota terjun dari gedung tinggi dan melakukan lompatan menuju mobil atap terbuka yang dikendarai oleh anggota lain. 

Kekurangan dari video musik itu pada gerakan tari masih agak kaku, pandangan anggota kosong dan tidak fokus. Selebihnya, terlihat kecil titik kesalahan karena membuat hal seperti itu—grup AI tidak mudah.

Pandora merupakan tipe lagu synthpop dan trap-style dance song yang masih memiliki ciri K-Pop dengan chorus catchy dan berulang. Selain itu,  flow pada rapp cukup enak didengar. Lagu ini dinyanyikan pada nada yang sedikit tinggi.

Mave juga tampil pada acara musik mingguan layaknya grup K-Pop yang baru saja debut atau comeback untuk mempromosikan lagu. MBC Show! Music Core menjadi satu-satunya acara musik yang dihadiri oleh Mave dan mendapatkan banyak pujian karena kerja tim belakang layar membuat stage Mave menjadi mewah, realistis, dan gerakan dance yang enak dilihat.

Misteri Suara Mave

Masih menjadi misteri, apakah suara yang diisi oleh masing-masing anggota merupakan manusia asli yang bernyanyi di belakang layar, berasal dari sampel suara, ataukah asli dari AI. Apabila asli AI, rasanya masih kurang bisa terdengar sempurna karena nada akan terdengar datar layaknya robot, kecuali menggunakan sampel suara dan nada sebagai acuan.

Akan tetapi, jika benar manusia ikut andil dalam pengisian suara, maka menjadi peluang sangat bagus untuk penyanyi yang ingin menjadi idol tanpa menunjukkan identitas dan fisik. Yang mana idol dituntut untuk memiliki paras dan fisik sesuai standar peridolan.

Meskipun sedikit sulit untuk melampaui idol K-pop yang sebenarnya, Mave cukup memberikan impresi takjub dengan kecanggihan dan visual. Mungkin pada masa depan, akan ada waktunya virtual grup akan banyak diminati, namun bukan saat ini.

Bagaimana menurutmu mengenai grup virtual ini? Apakah penasaran juga dengan proses pembuatan yang belum sepenuhnya diungkap. (Hana Mufidah)